Kiamat Massal Pertama di Bumi Ternyata Dipicu Oksigen
Sebuah fakta menarik terungkap, bahwa kepunahan massal pertama di Bumi jauh sebelum era dinosaurus disebabkan oleh oksigen, bukan oleh asteroid raksasa seperti yang sering kita dengar.
Kejadian Peristiwa Great Oxidation Event
Pada lebih dari 2,4 miliar tahun lalu, Great Oxidation Event terjadi dan mengubah atmosfer Bumi secara total. Makhluk hidup pada saat itu, yang lebih memilih kehidupan anaerob, terkena dampak paling besar dengan keberadaan oksigen yang menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup mereka.
Munculnya Cyanobacteria dan Efeknya
Petaka ini dimulai ketika Cyanobacteria muncul. Makhluk bersel tunggal ini menemukan cara fotosintesis yang efisien, tetapi menghasilkan gas oksigen sebagai limbah. Jumlah oksigen yang dilepaskan menjadi berlebih dan menciptakan kepunahan massal bagi mikroba purba yang tidak bisa bertahan dengan kadar oksigen yang tinggi.
Oksigen, yang pada awalnya bereaksi dengan zat besi di lautan dan membentuk karat, akhirnya meluas ke atmosfer. Hal ini menyebabkan kepunahan masif bagi mikroba anaerob karena sifat reaktif oksigen yang merusak sel, protein, dan DNA mereka.
Efek buruk dari terlalunya oksigen ini juga mengurangi gas metana, yang akibatnya menurunkan suhu Bumi secara signifikan dan membawa Bumi masuk ke dalam Zaman Es Huronian yang panjang dan parah, di mana hampir seluruh permukaan Bumi terbeku selama ratusan juta tahun.
Hanya sedikit mikroba anaerob yang selamat, dan mereka terpaksa menyusup ke tempat-tempat terpencil yang tidak terkena udara luar untuk bertahan hidup.
Secara paradoks, walaupun menjadi awal bencana, peristiwa ini pada akhirnya membuka jalan bagi evolusi makhluk hidup yang lebih kompleks, mulai dari tanaman, hewan, hingga manusia modern, yang sekarang bergantung pada oksigen sebagai sumber kehidupan mereka.
Sumber: CNN Indonesia


