Sunday, June 7, 2026
HomeCryptoHarga Bitcoin Tertekan oleh Aksi Ambil Untung

Harga Bitcoin Tertekan oleh Aksi Ambil Untung

Situasi Bitcoin: Harga Turun di Bawah US$ 73.000, Menyusul Arus Keluar ETF

Bitcoin dan Kripto Lainnya Merana

Pada Kamis pagi, harga Bitcoin turun di bawah level US$ 73.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar. Penurunan ini terjadi seiring dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin exchange traded fund (ETF) mengalami arus keluar terbesar sejak Januari 2026. Menurut the block, Bitcoin, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, merosot 3,6% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 72.842 atau sekitar Rp 1,29 miliar pada pukul 01.50 waktu setempat. Sementara Ether (ETH) dan beberapa kripto lainnya juga mengalami pelemahan.

Analisis dan Tinjauan Pakar

Menurut Direktur LVRG Research, Nick Ruck, penurunan tajam Bitcoin terjadi akibat aksi ambil untung setelah mencapai harga tertinggi baru-baru ini, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, serta kehati-hatian makro yang lebih luas di tengah situasi geopolitik global. Sementara Analis Zeus Research, Dominick John, menyoroti rotasi modal ke instrumen keuangan tradisional (TradFi) yang menyebabkan likuidasi besar-besaran di pasar derivatif kripto, mendorong harga turun.

Kepala Riset Presto Research, Peter Chung, juga mengamati perilaku Bitcoin yang mengejutkan. Setelah menguat di atas US$ 80.000, Bitcoin mengalami penurunan selama dua minggu terakhir, performa yang lebih buruk dibandingkan dengan aset risiko lainnya seperti S&P 500 dan Nasdaq. Chung menyebut bahwa arus keluar ETF Bitcoin spot memberikan kontribusi besar terhadap pelemahan ini, dengan penarikan mingguan mencapai level terendah sejak Oktober 2025 dan Februari 2026.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler