Dinamika Atmosfer Berpotensi Picu Hujan Lebat Saat Libur Long Weekend Akhir Mei
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengidentifikasi dinamika atmosfer yang berpotensi menyebabkan hujan lebat di berbagai wilayah Indonesia selama libur long weekend akhir Mei. Meskipun indikasi El Niño di Samudra Pasifik telah terkonfirmasi, akan tetapi, dinamika atmosfer regional masih bisa memicu pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian utara.
Bibit Siklon 99W dan Potensi Terbentuknya Siklon di Sejumlah Wilayah
Menurut BMKG, Bibit Siklon 99W saat ini berada di Samudra Pasifik utara Papua Nugini, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari Papua Barat hingga Teluk Cendrawasih. Selain itu, sirkulasi siklonik juga diprediksi akan terbentuk di beberapa lokasi, seperti di perairan barat Sumatra Barat, Samudra Hindia barat daya Banten, dan Laut Sulu. Hal ini dapat menyebabkan pembentukan awan hujan di perairan barat Bengkulu, perairan barat Sumatra Utara, dan wilayah lainnya.
Aktivitas MJO dan Gelombang Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan
Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergerak menuju fase 6 diprediksi masih aktif di sejumlah wilayah di Indonesia. Di sisi lain, Gelombang Kelvin juga diprakirakan akan aktif di beberapa provinsi. Aktivitas MJO dan gelombang-gelombang atmosfer ini dapat membantu meningkatkan suplai uap air dan mendukung proses pembentukan awan hujan di wilayah yang dilaluinya, seperti yang disampaikan dalam Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 26 Mei-1 Juni oleh BMKG.
Berikut daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat selama libur long weekend akhir Mei:
– Kalimantan Utara
– Maluku Utara
– Papua Pegunungan
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengakses sumber artikel di sini.


