Obesitas Bukan Sekadar Masalah Gaya Hidup, Tetapi Juga Penyakit Kronis
Perspektif terhadap obesitas telah berubah drastis dari sekadar masalah gaya hidup menjadi penyakit kronis yang mengancam kesehatan. Penyakit ini memiliki potensi untuk memunculkan komplikasi serius seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, gangguan tidur, dan penurunan kualitas hidup.
Hipertensi Bisa Picu Berbagai Komplikasi Serius
Dr. dr. Errawan Wiradisuria, Sp.B, KBD, M.Kes, seorang spesialis bedah subpesialis bedah digestif konsultan, menjelaskan bahwa sejumlah organisasi kesehatan terkemuka di dunia telah mengakui obesitas sebagai penyakit kronis yang butuh penanganan serius. Namun, di Indonesia, obesitas masih sering dianggap sebagai masalah pola hidup belaka.
Pilihan Bedah Bariatrik-Metabolik untuk Atasi Obesitas
Untuk mengatasi obesitas, salah satu solusinya adalah melalui bedah bariatrik-metabolik. Prosedur ini bertujuan untuk menurunkan berat badan dan memperbaiki gangguan metabolisme tubuh, seperti diabetes dan hipertensi. Dr. Errawan menyatakan bahwa prosedur ini memberikan hasil jangka panjang yang lebih efektif dibanding metode konservatif seperti diet dan olahraga.
“Pasien yang menjadi kandidat operasi memiliki BMI di atas 35 atau BMI di atas 30 dengan risiko penyakit yang berkaitan dengan obesitas. Mereka juga harus bersedia untuk melakukan perubahan pola hidup sehat dan melakukan kontrol kesehatan jangka panjang,” tambahnya.
Manfaat Pembedahan Bariatric untuk Pasien Obesitas
Prosedur Laparoscopic Sleeve Gastrectomy (LSG) menjadi pilihan populer karena sederhana, memiliki risiko komplikasi rendah, dan memberikan penurunan berat badan yang cepat. Kunci keberhasilan terapi adalah kepatuhan pasien terhadap pola makan pasca operasi, konsumsi vitamin, olahraga rutin, dan perubahan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Meski demikian, dukungan pembiayaan untuk prosedur bedah bariatrik masih minim di Indonesia. Banyak yang masih menganggapnya sebagai prosedur kosmetik, padahal obesitas telah diakui sebagai penyakit oleh WHO sejak tahun 2013. Penyakit ini seringkali disertai dengan berbagai penyakit penyerta seperti hipertensi, sleep apnea, diabetes, hiperlipidemia, dan gangguan hormonal lainnya.


