Sunday, June 7, 2026
HomeBeritaMeningkatnya Kasus HIV di Tangsel: Skrining dan Kampanye Anti Diskriminasi

Meningkatnya Kasus HIV di Tangsel: Skrining dan Kampanye Anti Diskriminasi

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie/ist

Pemerintah Kota Tangsel Berantas Penyebaran HIV/AIDS

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan langkah konkret dalam menangani dan mencegah penyebaran HIV/AIDS melalui berbagai program. Hal ini dilakukan melalui edukasi, layanan kesehatan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menekankan pentingnya penanganan HIV/AIDS dilakukan secara bersama-sama dengan fokus utama pada kepedulian dan penghapusan stigma serta diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Pencegahan dan Penanganan HIV/AIDS sebagai Prioritas

Menurut Benyamin, HIV/AIDS tidak hanya sekadar masalah kesehatan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kesadaran masyarakat, edukasi, dan dukungan sosial yang berkelanjutan.

“Penanganan HIV/AIDS tidak bisa dilakukan secara individual oleh pemerintah. Dibutuhkan kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, komunitas, hingga masyarakat agar upaya pencegahan dan penanganan dapat berjalan efektif,” ujar Benyamin pada Kamis (21/5/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat akses pemeriksaan dan skrining HIV, layanan konseling, hingga pendampingan bagi masyarakat yang memerlukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan yang ada.

Edukasi dan Penanggulangan Stigma

Selain itu, edukasi terus dilakukan kepada masyarakat, terutama kelompok usia produktif dan generasi muda, guna memberikan pemahaman yang benar terkait pencegahan HIV/AIDS dan pentingnya gaya hidup sehat.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi kepada ODHA. Mereka membutuhkan dukungan dan akses layanan kesehatan yang adekuat untuk menjalani kehidupan secara optimal,” tambahnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler