Inara Rusli desak Polisi Tetapkan Tersangka Kasus CCTV Ilegal
Jakarta, 21 Mei 2026 – Kasus dugaan ilegal akses CCTV yang melibatkan Inara Rusli terus memanas. Di tengah berbagai kontroversi seputar pernikahan siri dan dugaan perselingkuhan, pihak Inara kini mendesak polisi untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Kuasa Hukum Desak Bareskrim Polri Ambil Langkah Tegas
Kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan, secara terbuka meminta Bareskrim Polri untuk segera memanggil semua pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menetapkan para terlapor sebagai tersangka. “Saya akan mendesak, saya boleh dong mendesak karena saya kuasa hukum Inara Rusli,” ungkapnya mengutip Youtube Reyben Entertainment.
Rangkaian alur penyebaran rekaman CCTV yang diduga diambil tanpa izin dari rumah Inara Rusli menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Rekaman tersebut kemudian digunakan sebagai barang bukti dalam laporan dugaan perzinaan di Polda Metro Jaya.
Potensi Penggunaan Rekaman CCTV Sebagai Bukti Hukum
Lechumanan menilai bahwa bukti-bukti dalam kasus ini seharusnya cukup jelas untuk ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Namun, penggunaan rekaman CCTV yang diduga diambil secara ilegal menimbulkan pertanyaan akan keabsahan bukti tersebut. Menurutnya, alat bukti yang diperoleh melalui pelanggaran hukum dapat dianggap tidak sah jika digunakan dalam proses hukum.
Kasus ini sendiri bermula dari laporan yang dibuat oleh konten kreator Wardatina Mawa, yang mengungkap dugaan hubungan spesial antara suaminya, Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli.


