XLSmart Tidak Bagi Dividen tahun Ini karena Kerugian Pasca Merger
Jakarta, CNN Indonesia — XLSmart memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para investornya tahun ini. Hal ini disebabkan oleh kerugian yang dialami perusahaan sebagai dampak dari proses merger antara XL dan Smartfren tahun lalu.
Direktur & Chief Financial Officer XLSmart, Antony Susilo, menyatakan dalam Public Expose Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) XLSmart di Jakarta bahwa perusahaan mengalami kerugian pada tahun 2025 sehingga tidak dapat memberikan dividen pada tahun 2026. Antony juga menjelaskan bahwa XLSmart sebelumnya telah memberikan dividen spesial dengan nilai sekitar Rp3 triliun pada periode November-Desember 2025.
Penyebab Kerugian dan Percepatan Depresiasi
Antony menuturkan bahwa biaya integrasi dan percepatan depresiasi yang merupakan bagian dari proses merger antara XL dan Smartfren menjadi penyebab utama kerugian perusahaan. Proses percepatan depresiasi ini melibatkan perangkat jaringan milik XL yang tidak dapat digunakan setelah merger.
Perangkat jaringan tersebut seharusnya telah dimasukkan ke dalam pembukuan tahunan dengan proses penyusutan setiap tahun. Namun, akibat merger, perangkat tersebut harus diakumulasikan dalam pembukuan tahun 2025, dengan nilai aset mencapai hampir Rp5 triliun. Hal ini mengakibatkan perusahaan terlihat merugi meskipun secara operasional kinerjanya tetap sehat.
Pertumbuhan Positif Pasca Merger
Meski mengalami kerugian, XLSmart mencatat pertumbuhan positif pada tahun 2025. Pendapatan perusahaan tumbuh 23 persen menjadi Rp42,49 triliun, EBITDA tumbuh 13 persen menjadi Rp20,14 triliun, dan laba bersih tumbuh 63 persen menjadi Rp3,00 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh sinergi pasca merger yang mulai memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional, optimasi jaringan, dan peningkatan layanan pelanggan.
XLSmart juga berhasil mencapai sinergi sebesar US$252 juta pada periode Q2 hingga Q4 2025, melampaui ekspektasi awal. Selain itu, proses integrasi jaringan perusahaan mencapai progres signifikan dengan sekitar 70 persen site telah terintegrasi hingga akhir 2025.
Salah satu fokus XLSmart pada tahun 2026 adalah memperluas jaringan 5G yang sudah menjangkau 43 kota/kabupaten.


