Friday, June 12, 2026
HomeLainnyaBBKSDA Jabar dan Yayasan Paseban Perkuat Pelestarian Satwa

BBKSDA Jabar dan Yayasan Paseban Perkuat Pelestarian Satwa

Upaya pelestarian satwa endemik Indonesia kini semakin nyata di Megamendung, Bogor, tempat Yayasan Paseban dan BBKSDA Jawa Barat menjalankan satu program strategis pelestarian. Di kawasan berhawa sejuk ini, program pelestarian Rusa Timor (Rusa timorensis), yang mulai digelar sejak Februari 2026, menjadi tonggak utama dalam melindungi hewan langka yang sedang terancam.

Rusa Timor, yang habitat aslinya mencakup Jawa, Bali, Timor, dan Nusa Tenggara, menghadapi berbagai ancaman. Mulai dari deforestasi, rusaknya habitat, hingga perburuan, semuanya membuat populasi rusa ini terus menurun. Daftar merah IUCN pun sudah memasukkan Rusa Timor dalam kategori rentan, seiring tingginya tekanan dari aktivitas manusia terhadap habitat dan populasi satwa tersebut.

Berdasarkan kajian di Sumba Tengah yang dipublikasikan tahun lalu, interaksi manusia terbukti mendorong perubahan perilaku rusa. Akibat gangguan tersebut, kegiatan Rusa Timor di alam liar semakin didesak ke waktu-waktu fajar dan senja, dengan tingkat kewaspadaan lebih tinggi. Tekanan manusia jelas menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan spesies yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologi hutan hujan tropis ini.

Menanggapi situasi itu, pusat penangkaran di Megamendung dikembangkan sebagai laboratorium alam untuk memulihkan populasi serta kualitas genetik Rusa Timor. Bukan sekadar menampung, program ini menekankan pada pembiakan yang mempertahankan sifat liar, kemurnian genetik, dan ketahanan adaptasi, agar spesies yang dilepasliarkan nantinya mampu berbaur lagi di alam bebas.

Saat ini, sembilan ekor Rusa Timor dengan status legal hasil penyelamatan berada di bawah pengelolaan kawasan konservasi Megamendung. Satwa-satwa ini sebelumnya diserahkan secara sukarela, lalu dirawat secara resmi bersama BBKSDA. Ini merupakan langkah konkret dalam membangun populasi sehat sekaligus sebagai bekal untuk memperluas habitat mereka secara alami.

Menurut Wahdi Azmi dari Yayasan Paseban, keberhasilan program tidak cukup hanya sebatas penangkaran. Ia berharap, pengelolaan indukan secara sistematis akan mampu meningkatkan produktivitas reproduksi sekaligus menciptakan populasi yang mandiri. Rencana konservasi ini bukan hanya bertujuan jangka pendek, namun harus menjadi referensi nasional tentang penguatan populasi satwa endemik.

Stephanus Hanny Reki, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Bogor, mendukung penuh upaya ini. Ia menilai, Megamendung memiliki potensi besar menjadi kawasan percontohan dalam membangun model konservasi berbasis lanskap. Kolaborasi semacam ini dinilai sangat penting untuk pengelolaan satwa liar dan sekaligus menjaga stabilitas ekologi kawasan hulu Bogor.

Yayasan Paseban, tak hanya fokus pada rusa. Program penghijauan, perlindungan mata air, rehabilitasi ekosistem, edukasi lingkungan, hingga penguatan plasma nutfah, menjadi bagian dari misi yang lebih besar: merevitalisasi ekosistem Megamendung dan sekitarnya. Posisi Megamendung yang berbatasan langsung dengan zona transisi Cagar Biosfer Cibodas menjadikan kawasan ini sangat strategis secara ekologis, terutama dalam pengamanan fungsi tata air pegunungan Jawa Barat.

Dedikasi terhadap konservasi ini juga lekat dengan sosok Andy Utama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Paseban. Komitmennya tidak hanya nampak dalam perlindungan satwa, namun juga inisiatif pertanian organik melalui Arista Montana, untuk mengembalikan keharmonisan antara manusia dan alam.

Melalui rangkaian program di Megamendung, harapan besar diarahkan agar konservasi Rusa Timor turut memperkuat pemulihan hidrologis, menambah keanekaragaman hayati, serta menjadi contoh keberhasilan pengelolaan konservasi berbasis riset. Proyek ini diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain dan ikut melindungi warisan hayati nasional untuk generasi mendatang.

Sumber: Rusa Timor Di Megamendung Dan Jalan Panjang Konservasi Satwa Hulu Bogor
Sumber: Mengintip Penangkaran Rusa Timor Di Megamendung: Kolaborasi Konservasi Yayasan Paseban Dan BKSDA

RELATED ARTICLES

Terpopuler