Kementerian Koperasi Koordinasi dengan BKN Terkait Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih
Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan panitia seleksi nasional (panselnas) terkait laporan gangguan sistem computer assisted test (CAT) dalam seleksi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Hal ini menyusul adanya banyak laporan dari peserta melalui media sosial terkait masalah tersebut.
Peran Kemenkop dan Koordinasi dengan Panselnas
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menjelaskan bahwa seleksi manajer Kopdes Merah Putih merupakan rekrutmen bersama yang dikoordinasikan oleh Badan Pengaturan BUMN, dengan pelaksanaan teknis oleh BKN. Kemenkop sendiri berperan sebagai bagian dari Panselnas untuk mengoordinasikan laporan dan masukan terkait proses seleksi tersebut.
Farida Farichah menyebut bahwa pihaknya telah mengkoordinasikan laporan-laporan dari media sosial dengan BKN dan Panselnas di bawah Kementerian PAN RB terkait kendala teknis dalam seleksi tersebut.
BKN Mencermati Dinamika Peserta
Dalam keterangan resmi yang dirilis, BKN menyatakan bahwa mereka telah mencermati situasi yang terjadi di lapangan, termasuk tantangan peserta dalam menyelesaikan soal ujian dengan waktu yang terbatas. BKN juga memberikan imbauan kepada peserta untuk tetap tenang dan tidak mengklik jawaban secara berulang karena setiap jawaban yang disimpan langsung masuk ke dalam sistem.
Selain itu, BKN memastikan bahwa akses sistem terus dioptimalkan untuk mengakomodasi tes massal secara bersamaan, termasuk dari segi keamanan sistem CAT selama proses ujian berlangsung.
Hingga hari keempat pelaksanaan tes, tercatat sebanyak 140.211 peserta dari total 483.648 pelamar yang lolos seleksi administrasi telah mengikuti ujian CAT. Tes kompetensi dijadwalkan akan berlangsung hingga 12 Mei 2026.


