Jakarta, CNN Indonesia — Meta mengakuisisi perusahaan rintisan Assured Robot Intelligence (ARI) yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan untuk robot. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan-tantangan di pasar tenaga kerja bernilai tinggi. Dengan akuisisi ini, Meta berharap dapat membawa keahlian ARI dalam merancang model dan kemampuan terdepan untuk pengendalian robot.
Keahlian ARI dalam Pengembangan Robot
ARI juga diakui memiliki keahlian dalam bidang pembelajaran mandiri dan pengendalian humanoid seluruh tubuh. Pendiri ARI, Xiaolong Wang, menyatakan bahwa visi perusahaannya adalah melatih agen fisik serba guna yang berbentuk humanoid. Hal ini dapat memungkinkan agen tersebut untuk belajar secara langsung dari pengalaman manusia. Dengan bergabungnya ARI dengan Meta, diharapkan visi ini dapat menjadi kenyataan.
Langkah Menuju Robot Humanoid
Pencapaian terbesar yang ingin dicapai oleh Meta adalah menciptakan perangkat lunak yang dapat dilisensikan oleh perusahaan lain, sebagaimana yang dilakukan Google dengan Android. CTO Meta, Andrew Bosworth, berencana untuk fokus pada pengembangan perangkat lunak yang dapat menggerakkan tangan secara lincah. Upaya akuisisi ini merupakan langkah awal Meta dalam mewujudkan visinya.
Selain Meta, perusahaan lain seperti Amazon dan Tesla juga tengah mengembangkan teknologi robot humanoid. Tesla bahkan sudah mengalihkan produksi mobil mereka ke pembuatan robot humanoid Optimus. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan dalam pengembangan teknologi robot semakin ketat di masa depan.
Dengan akuisisi ini, Meta berusaha untuk tetap berada di garis depan dalam industri teknologi. Dengan kemampuan ARI dan visi perusahaan yang jelas, Meta berpotensi untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan robot humanoid di masa mendatang.


