Evan Blass Menutup Akun @evleaks Setelah 14 Tahun
Nama Evan Blass mungkin sudah sangat dikenal di kalangan pengikut bocoran smartphone sebelum rilis resmi. Akun Twitter-nya, @evleaks, selalu menjadi sumber utama informasi terpercaya. Namun, setelah 14 tahun, perjalanan panjang Evan Blass akhirnya mencapai akhirnya.
Evan Blass memutuskan untuk menutup akun @evleaks karena merasa bahwa aktivitas membocorkan informasi perangkat dan membagikan wallpaper tidak lagi menghasilkan secara cukup untuk kehidupannya. Ditambah lagi dengan kondisi kesehatannya yang tidak sederhana, membuatnya sulit untuk mempertahankan pekerjaan tersebut.
Kembali Aktif setelah Vakum di 2014
Adalah pada tahun 2014 ketika Evan Blass sempat vakum dari dunia bocoran informasi dengan alasan yang hampir sama, terutama dalam hal finansial. Namun, setelah vakum tersebut, Blass kembali aktif dan meningkatkan reputasinya sebagai sumber informasi yang kredibel.
Perjalanan Evan Blass sebagai seorang “leaker” sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2009. Banyak bocoran besar tentang smartphone yang pertama kali muncul melalui dirinya sebelum menyebar ke media lain. Banyak media teknologi mengandalkan informasinya sebagai referensi awal.
Transisi ke Akun Instagram
Meskipun menutup akun Twitter-nya, Evan Blass tidak akan menghilang dari peredaran internet. Dia berencana untuk memindahkan aktivitasnya ke Instagram dengan akun @EvanBlass. Melalui platform tersebut, dia membuka peluang bagi pengikutnya yang ingin memberikan dukungan langsung kepadanya.
Keputusan Evan Blass untuk menutup akun @evleaks terasa ironis di tengah industri teknologi yang terus berkembang. Meskipun bocoran informasi menjadi bagian penting dalam membangun antisipasi produk, orang di balik bocoran tersebut seringkali menghadapi kendala dalam menjadikannya sumber penghasilan yang stabil.


