Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi sekitar 6.000 kamar dengan kapasitas hingga 22.000 jamaah, mencakup sekitar 10 persen total jamaah haji Indonesia setiap tahun. Selain akomodasi, pengembangan juga melibatkan ekosistem layanan jamaah yang lebih terintegrasi, seperti fasilitas ritel, dukungan logistik, dan layanan tambahan lainnya. Perkembangan proyek ini juga mencakup proses lelang yang dijalankan RCMC, dari penawaran hingga seleksi investor sesuai dengan master plan Kota Makkah. Pendekatan strategis jangka panjang Danantara yang dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh memastikan pengembangan Kompleks Haji dilakukan secara selektif. Investasi untuk Kawasan Thakher disiapkan secara bertahap dengan target memulai groundbreaking pada tahun 2026 dan mendapatkan operasional hotel tambahan mulai tahun 2029. Setiap langkah yang diambil dalam proyek ini dijalankan dengan hati-hati, terukur, dan memiliki manfaat jangka panjang, sebagai bagian dari strategi lintas generasi yang dibangun oleh Danantara.


