Peringatan Hari Kartini setiap 21 April selalu memunculkan kisah-kisah inspiratif tentang perempuan Indonesia yang tangguh. Tahun ini, cerita mengenai dua wanita yang berani bangkit di tengah keterbatasan menginspirasi banyak orang. Salah satunya adalah Mak Netty, seorang wanita yang menjadi pengemudi ojek online pada usia lebih dari 50 tahun. Keputusannya untuk bekerja tidaklah mudah, namun ia harus mencari penghasilan tambahan untuk membiayai perawatan suaminya yang sakit. Meskipun dihadapkan pada pandangan negatif dari orang sekitarnya, Mak Netty tetap tegar dalam menjalani pekerjaannya demi keluarganya. Meski kini harus hidup sendiri setelah sang suami meninggal, Mak Netty memilih untuk mandiri dan tidak merepotkan orang lain.
Sementara itu, Fitri Farhatani, seorang wirausaha rumahan di Serang, Banten, juga memiliki kisah inspiratif. Meskipun mengalami kesulitan finansial akibat penipuan digital yang merugikan tabungan keluarganya, Fitri memilih untuk bangkit. Dengan modal Rp200 ribu, ia mulai berjualan makanan dari dapur rumah kontrakan. Usahanya tumbuh pesat dan mampu memberikan harapan baru bagi keluarganya. Dari dapur sederhana, Fitri berhasil membangun usaha yang tidak hanya menghidupi keluarganya, tetapi juga memperbaiki hubungan rumah tangganya yang sempat terganggu. Kedua kisah ini menjadi cerminan semangat Kartini masa kini yang memperlihatkan keberanian dan keteguhan wanita Indonesia dalam menghadapi tantangan kehidupan.


