Intel baru saja memperkenalkan prosesor terbaru mereka, Core Ultra Series 3, di Indonesia. Prosesor ini menawarkan peningkatan performa yang signifikan dalam berbagai aspek komputasi, mulai dari daya tahan baterai, grafis, kecerdasan buatan, hingga performa keseluruhan. Dengan proses fabrikasi terbaru Intel 18A, perusahaan mengklaim bahwa prosesor ini dapat memberikan tingkat inovasi tertinggi yang pernah ada.
George Chacko, General Manager SEA-ANZ Sales Group Intel, menyatakan bahwa Core Ultra Series 3 dirancang agar produsen perangkat tidak perlu lagi memilih antara performa, efisiensi daya, dan desain tipis. Prosesor ini menghadirkan daya tahan baterai hingga 27 jam dalam skenario pemutaran Netflix, dengan beberapa mitra melaporkan angka hingga 31 jam. Performa grafis meningkat 77 persen dibanding generasi sebelumnya, sedangkan performa komputasi secara keseluruhan naik 60 persen.
Integrasi kecerdasan buatan menjadi fokus utama prosesor ini, dengan peningkatan dua kali lipat dibanding versi sebelumnya. Dibangun dengan NPU terintegrasi yang mampu menangani AI hingga 50 TOPS, Intel menghadirkan CPU, GPU, dan NPU dalam satu perangkat untuk mempercepat pemrosesan beban kerja AI di perangkat tersebut.
Lebih dari 500 aplikasi dari lebih dari 100 vendor perangkat lunak telah dioptimalkan untuk berjalan dengan baik pada Core Ultra Series 3. Laptop yang ditenagai prosesor ini sudah tersedia di pasar Indonesia melalui mitra OEM terkemuka seperti ASUS, Acer, Dell, HP, Lenovo, dan MSI. Konsumen dan pelaku bisnis dapat segera membeli laptop ini untuk mendapatkan pengalaman terbaik sejak pertama kali menggunakannya.


