OPPO meluncurkan model terbaru dari lini entry-levelnya, yaitu OPPO A6c dengan nomor model CPH2895. Versi global dari OPPO A6c memiliki perbedaan dengan versi yang rilis di Tiongkok, mulai dari chipset yang digunakan, kapasitas baterai, dan desainnya. Smartphone ini sudah tersedia di beberapa negara dan kemungkinan juga akan dirilis di Indonesia.
Spesifikasi OPPO A6c mencakup layar IPS 6.75 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate hingga 120 Hz. Terdapat notch waterdrop di bagian atas layar untuk kamera selfie. Chipset yang digunakan dalam versi global adalah UNISOC T7250, berbeda dengan versi Tiongkok yang menggunakan Snapdragon 685. OPPO A6c memiliki RAM 4 GB LPDDR4X dan storage internal UFS 2.2 hingga 128 GB.
Selain chipset, kapasitas baterai OPPO A6c versi global juga berbeda dari versi Tiongkok, dengan versi global memiliki baterai 7000 mAh dan mendukung charging 15 W via kabel serta reverse wired charging hingga 5 W. Kamera utama 13 MP, kamera bonus, dan LED flash dapat ditemukan di bagian belakang. Meskipun desainnya berbeda, terdapat kamera depan 5 MP di waterdrop notch.
Fitur lain dari OPPO A6c termasuk ketahanan dari debu dan air dengan rating IP64, fingerprint scanner di tombol power, dan jack audio 3.5mm. Smartphone ini tersedia dalam tiga varian warna: Feather White, Stone Brown, dan Feather Purple. OPPO A6c versi global sudah diluncurkan di Thailand dan telah lolos sertifikasi SDPPI Postel dari Komdigi.
Dengan hadirnya di Indonesia, kita tunggu kabar apakah OPPO A6c akan segera dirilis di pasar Tanah Air.


