Penerimaan Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 oleh Polri telah dinyatakan transparan dan tanpa adanya titipan menurut prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Anwar menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan dengan prinsip tersebut, yang telah diatur dalam regulasi Polri. Proses seleksi dilakukan secara objektif, jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjaga kepercayaan publik. Transparansi menjadi hal yang sangat penting dalam proses rekrutmen ini, sehingga setiap tahapan seleksi terbuka untuk diawasi secara internal maupun eksternal. Polri berkomitmen untuk memastikan bahwa proses seleksi dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya oleh masyarakat.
Anwar menegaskan bahwa rekrutmen Taruna Akpol 2026 hanya menggunakan satu jalur reguler tanpa adanya jalur khusus atau titipan. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai terbaik yang sesuai dengan hasil seleksi, tanpa adanya preferensi tertentu. Dengan demikian, Polri menekankan bahwa proses rekrutmen Akpol tahun ini dilaksanakan secara adil dan transparan. Sumber berita ini disajikan oleh News Okezone, yang memberikan informasi aktual dan terpercaya tentang berbagai berita politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya.


