Pemadaman internet di Iran, yang dimulai lebih dari sebulan yang lalu, kini menjadi pemadaman nasional terlama yang pernah tercatat menurut lembaga pemantau NetBlocks. Pemadaman ini telah berlangsung selama 864 jam berturut-turut, melebihi semua insiden serupa sebelumnya dalam hal tingkat keparahan. Awalnya, pemadaman dimulai dengan layanan komunikasi di beberapa wilayah ibu kota Iran, Teheran, setelah serangkaian serangan Israel ke wilayah tersebut pada 28 Februari. Komunikasi telepon seluler di Teheran menjadi tidak bisa digunakan, dan gangguan internet yang diantisipasi terjadi hingga saat ini.
NetBlocks juga mencatat bahwa beberapa negara mengalami pemadaman sementara atau regional dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal ini berbeda dengan Korea Utara yang tidak pernah terhubung ke internet global. Dengan kondisi ini, pemadaman internet di Iran menjadi sorotan global karena keberlangsungan dan luasnya dampaknya. Semua ini memberikan gambaran tentang kompleksitas situasi dan dampak yang ditimbulkan oleh pemadaman internet nasional yang terjadi di Iran. Dengan situasi yang masih berlangsung, kelangsungan dan perkembangan akan terus dipantau oleh para ahli dan lembaga pemantau untuk memahami akar permasalahan dan upaya pemulihan yang dilakukan.


