Kebijakan work from home (WFH) dianggap masih perlu didukung dengan langkah-langkah komprehensif lainnya untuk mengatasi tekanan global. Pelaku bisnis menekankan pentingnya pemerintah dalam menjaga stabilitas biaya produksi dan kelancaran aktivitas bisnis, terutama terkait energi dan layanan. Sekretaris Jenderal BPP HIPMI dan Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira, menyoroti kebutuhan akan paket kebijakan yang lebih komprehensif untuk mendukung manfaat efisiensi secara luas dalam situasi ketidakpastian ekonomi global.
Anggawira menekankan perlunya langkah-langkah konkret seperti menjaga stabilitas harga energi dan pasokan bahan bakar agar biaya produksi tetap terkendali. Selain itu, digitalisasi layanan pemerintah juga dianggap perlu dipercepat untuk memastikan berbagai proses bisnis tetap berjalan lancar meskipun para pegawai bekerja secara fleksibel. Ia juga menyoroti pentingnya memberikan insentif bagi sektor swasta yang berupaya efisien dalam penggunaan energi, serta mendukung transformasi dalam pola kerja dan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, Anggawira menambahkan bahwa pemerintah perlu memperkuat transportasi publik dan mendorong pola kerja hybrid guna memastikan efisiensi penggunaan bahan bakar tidak hanya bersifat sementara. Upaya untuk memastikan akses pembiayaan yang memadai bagi UMKM dan sektor padat karya juga dianggap penting untuk menjaga keberlangsungan dunia usaha di tengah kondisi pelemahan ekonomi global.


