Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, siap menyediakan lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hal ini merespon permintaan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Pramono menyatakan kesiapannya dalam menyediakan lahan tersebut untuk percepatan pembangunan PLTSa guna pengelolaan sampah di TPST Bantargebang yang kini sudah terbebani dengan jumlah sampah yang terus bertambah.
Pramono juga setuju dengan permintaan Zulkifli Hasan terkait lahan tersebut, mengingat kondisi Bantargebang yang sudah terlalu lama terbebani oleh masalah sampah. Saat ini, upaya percepatan pembangunan PLTSa di TPST Bantargebang menjadi prioritas untuk mengatasi masalah sampah yang semakin menumpuk. Jakarta bersama pemerintah pusat akan membangun tiga PLTSa untuk menangani sampah di Ibu Kota.
Terkait permasalahan sampah, Pramono juga mengungkapkan bahwa Ibu Kota sedang menghadapi tantangan sampah pasca insiden longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Hal ini mengakibatkan perlunya waktu untuk proses penataan kembali area tersebut. Dalam upaya menangani masalah ini, Pramono menjelaskan bahwa pemerintah sedang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang ada.


