Pasar saat ini dihadapkan pada dua tekanan besar, yaitu perubahan struktur pasokan energi global dan menurunnya efektivitas kebijakan ekonomi tradisional. Analis dari Bitunix mengamati keputusan The Fed untuk menahan suku bunga dan melihatnya sebagai indikasi kesulitan dalam menyeimbangkan inflasi energi dengan kondisi pasar tenaga kerja. Selain itu, penggunaan cadangan minyak strategis AS dipandang sebagai pemindahan tekanan pasokan ke masa depan. Perihal Bitcoin, analis menyoroti kemungkinan perubahan karakter aset ini terkait dengan kerangka penentuan harga yang terus berkembang. Mereka memperkirakan bahwa jika harga energi tetap tinggi dan menekan ekspektasi pelonggaran moneter, Bitcoin dapat berperilaku lebih sebagai aset berisiko daripada lindung nilai. Namun, apabila likuiditas kembali meningkat, Bitcoin memiliki potensi untuk menguat kembali. Dalam jangka pendek, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Bitcoin untuk bertahan di atas level USD 72.800 atau mengalami tekanan lebih lanjut.


