Brasil menerapkan kebijakan baru yang membatasi akses anak di bawah umur ke media sosial mulai Selasa (17/3) untuk melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya, termasuk kekerasan dan materi ilegal. Kebijakan ini turun dari undang-undang yang disahkan tahun lalu dan mulai berlaku pekan ini di negara berpenduduk lebih dari 212 juta jiwa. Dalam regulasi terbaru, remaja hingga 16 tahun diwajibkan mengaitkan akun media sosial mereka dengan akun orang tua atau wali yang sah. Platform digital juga harus menerapkan sistem verifikasi usia yang ‘andal’ untuk mencegah pengguna di bawah 18 tahun mengakses konten terlarang.
Direktur Otoritas Perlindungan Data Nasional Brasil, Iage Miola, menekankan bahwa metode verifikasi usia berbasis pengakuan diri tidak lagi diperbolehkan. Meskipun demikian, pemerintah belum merinci secara teknis bagaimana mekanisme verifikasi usia akan diterapkan oleh platform digital. Langkah Brasil ini menambah daftar negara yang memperketat regulasi media sosial untuk melindungi anak-anak. Beberapa negara bahkan melarang akses media sosial bagi anak-anak, sementara negara lain mewajibkan persetujuan orang tua atau sistem verifikasi usia yang lebih ketat.
Brasil berharap dengan kebijakan baru ini dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi generasi muda di tengah pesatnya pertumbuhan penggunaan media sosial.


