Taman Bendera Pusaka diresmikan sebagai hasil integrasi tiga taman di Jakarta Selatan, yaitu Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa taman ini bukan tempat untuk tidur, melainkan ruang terbuka hijau untuk masyarakat. Fasilitas olahraga dan rekreasi seperti lapangan padel, lapangan multifungsi, dan amphitheater juga disediakan untuk menunjang aktivitas pengunjung.
Dengan luas 5,6 hektare dan jogging track sepanjang 1,2 kilometer, Taman Bendera Pusaka diharapkan menjadi pilihan ruang publik bagi warga Jakarta. Desain taman ini terinspirasi dari filosofi Sang Saka Merah Putih, dengan konsep dua zona utama: zona merah yang aktif dan dinamis serta zona putih yang tenang dan reflektif. Kedua zona ini terhubung melalui jalur pedestrian, jembatan penghubung, dan ruang terbuka sehingga pengunjung dapat menikmati taman secara menyeluruh.


