Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengancam akan membunuh siapa pun yang menggantikan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang tewas dalam serangan udara AS-Israel. Majelis Pakar Iran kemudian memilih Mojtaba Khamenei untuk menggantikan posisi ayahnya. IDF mengeluarkan pernyataan ancaman beberapa jam sebelum pengumuman resmi tersebut, menjelaskan bahwa mereka akan mengejar dan menargetkan siapa pun yang terlibat dalam pemilihan baru pemimpin Iran. Ancaman ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara Israel dan Iran dalam konteks politik global yang sudah rentan.


