Chiki Fawzi memutuskan untuk kembali mencoba perjalanan menuju Gaza dalam misi kemanusiaan internasional, dan keputusannya itu mendapat berbagai respons, termasuk dari ayahnya, Ikang Fawzi. Ikang Fawzi, seorang musisi senior, merasa terkejut saat mengetahui niat Chiki untuk berlayar ke wilayah konflik di Palestina. Sebagai orang tua, dia merasa khawatir dengan keselamatan putrinya di wilayah dengan risiko keamanan tinggi. Respons emosional pertama dari sang ayah membuat Chiki harus menjelaskan secara lengkap tujuan dan alasan di balik keinginannya dalam misi kemanusiaan. Setelah diskusi panjang, akhirnya Ikang Fawzi memberikan restu kepada Chiki dengan doa serta pesan agar selalu menjaga diri selama menjalankan tugas kemanusiaan.
Sebelumnya, Chiki sudah mencoba berlayar ke Gaza bersama relawan internasional dalam misi Global Sumud Flotilla namun gagal karena tertahan sebelum mencapai Gaza. Meski gagal, Chiki tidak menyerah dan tetap mantap untuk kembali mencoba membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Tujuannya bukan hanya simbolis, tetapi juga untuk benar-benar mendampingi masyarakat di sana. Rencananya, Chiki akan berlayar kembali pada bulan April 2026 dan diperkirakan akan berada di Gaza selama dua bulan, namun durasi tersebut bisa berubah mengingat situasi yang dinamis di lapangan.


