Samsung merilis Galaxy S26 Series dengan harga mulai dari Rp16,499 juta, mengalami kenaikan harga sebesar Rp1,5 juta dari generasi sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh dinamika industri yang sedang terjadi, seperti yang dijelaskan oleh Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia. Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada Samsung tetapi juga pada pemain industri lainnya, bahkan dalam segmen entry-level. Namun, Galaxy S26 Series hanya mengalami kenaikan harga sebesar 8 hingga 11 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Samsung memperkenalkan tiga varian dalam Galaxy S26 Series, yaitu Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra. Ponsel ini dilengkapi dengan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy untuk varian Ultra dan Exynos 2600 untuk dua varian lainnya. Fitur-fitur baru seperti privacy display dan Galaxy AI menjadi senjata Samsung untuk menjaga daya tarik produknya di mata konsumen.
Dalam sektor kamera, Galaxy S26 Series dilengkapi dengan kamera utama 50MP, ultra-wide 12MP, dan kamera telefoto 10MP 3x optical zoom. Varian Ultra memiliki kamera utama 200MP dan tambahan kamera telefoto 50MP 10x optical zoom. Di bagian depan, ponsel ini dilengkapi dengan kamera 12MP F2.2.
Untuk harga, Galaxy S26 Series hadir dengan harga sebagai berikut:
– Galaxy S26: 12 GB/256 GB: Rp16,499 juta, 12 GB/512 GB: Rp19,499 juta
– Galaxy S26 Plus: 12 GB/256 GB: Rp19,499 juta, 12 GB/512 GB: Rp22,499 juta
– Galaxy S26 Ultra: 12 GB/256 GB: Rp24,499 juta, 12 GB/512 GB: Rp27,499 juta, 16 GB/1TB: Rp31,999 juta.
Samsung juga memberikan promo pre-order untuk mendorong penjualan produk ini di pasar. Dengan berbagai pembaruan dan peningkatan fitur, Samsung berharap Galaxy S26 Series tetap menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen meski mengalami kenaikan harga.


