Risalah rapat baru-baru ini mengungkapkan potensi penyesuaian suku bunga ke arah atas, menyoroti kemungkinan kenaikan suku bunga di masa depan. Para peserta rapat juga menyatakan bahwa kemajuan menuju target inflasi mungkin lebih lambat dari perkiraan semula. Sikap hawkish ini berpotensi menimbulkan ketegangan dengan pimpinan baru The Fed yang masa jabatannya akan berakhir dalam beberapa bulan. Presiden AS, Donald Trump, telah mencalonkan Kevin Warsh sebagai pengganti Jerome Powell. Meskipun Trump mendorong untuk penurunan suku bunga, data terbaru menunjukkan inflasi stabil. Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE), indikator inflasi favorit The Fed, diperkirakan akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan, yang dapat menghambat rencana pemangkasan suku bunga. Pasar berjangka memperkirakan kemungkinan pemotongan suku bunga akan terjadi mulai Juni, dengan kemungkinan tambahan pada September atau Oktober.


