Konflik hak asuh anak antara Inara Rusli dan Virgoun kembali menjadi sorotan publik setelah melibatkan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Inara melaporkan dugaan pengambilan paksa anak-anak mereka oleh Virgoun sejak pertengahan November 2025 tanpa izin dari dirinya. Pengaduan ini dilakukan karena Inara merasa tindakan tersebut tidak sesuai dengan putusan Mahkamah Agung yang mengatur hak asuh anak-anak mereka. Selain itu, Inara juga mengeluhkan pembatasan aksesnya untuk bertemu dan berkomunikasi dengan ketiga anaknya di rumah Virgoun. Situasi ini berlangsung selama beberapa bulan sebelum Inara memutuskan melibatkan Komnas PA untuk perlindungan hukum. Meskipun Virgoun membagikan potret kebersamaan dengan Inara dan anak-anaknya di media sosial, hal ini tidak menghilangkan kekhawatiran Inara terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal anak-anak di rumah Virgoun. Meskipun unggahan itu menyulut kembali kontroversi dan mendapat berbagai tanggapan dari warganet, Inara tetap mempertahankan klaimnya terhadap pembatasan akses bertemu anak sejak November 2025.


