Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menyoroti kasus seorang anak SD berusia 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena dugaan tidak mampu membeli buku dan pena. Ina Ammania menganggap insiden ini sebagai alarm serius terhadap kondisi pendidikan dan hak-hak anak. Legislator Dapil Jatim 3 itu juga memberikan ucapan duka kepada keluarga korban atas kejadian tragis ini.
Dalam tanggapannya, Ina Ammania meminta pemerintah untuk memberikan bantuan sosial kepada keluarga-keluarga tidak mampu guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang. Politikus dari PDIP ini juga berharap agar semua pihak dapat melakukan identifikasi terhadap akar persoalan yang muncul di wilayah tersebut, termasuk memperhatikan masalah ekonomi yang memengaruhi kondisi sosial.


