Anak perusahaan Laser Digital, fokus pada aset kripto dari grup Nomura, telah masuk ke daftar perusahaan aset digital dengan tujuan mendapatkan izin bank dari Departemen Keuangan AS. Laser Digital yang berbasis di Swiss dan dimiliki oleh Nomura telah mengajukan permohonan kepada US Office of the Comptroller of the Currency untuk membentuk bank kepercayaan nasional. Bank kepercayaan nasional ini akan difokuskan pada aset digital dan menyediakan layanan kustodian dan perdagangan spot.
Menurut Yahoo Finance, pasar aset digital institusional saat ini menghadapi perubahan signifikan dalam hal skala, regulasi, dan keberlanjutan. Chairman dari Laser Digital, S. Ashley, menyatakan keyakinannya bahwa AS sebagai pasar keuangan terbesar di dunia akan menjadi pusat penting dalam perjalanan keuangan digital selanjutnya. Bergabung dengan banyak perusahaan kripto lainnya, Laser Digital berusaha memanfaatkan pendekatan baru Departemen Keuangan AS yang lebih ramah terhadap izin bank bagi perusahaan kripto.
Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa perusahaan kripto dan penerbit stablecoin seperti Circle, Ripple, BitGo, dan Paxos telah berhasil memperoleh izin perbankan kepercayaan nasional dari OCC. Permohonan izin bank semakin diminati setelah Presiden Donald Trump menandatangani Undang-Undang GENIUS yang difokuskan pada stablecoin pada musim panas sebelumnya. Berbagai perusahaan terkemuka seperti Coinbase, Sony, dan Stripe juga telah mengajukan permohonan izin bank yang menguntungkan.
Penting untuk dicatat bahwa setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca. Sebelum melakukan pembelian atau penjualan aset kripto, disarankan untuk melakukan studi dan analisis yang matang. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan investasi.


