Pembeli seperti Nita, berusia 31 tahun, tetap mempertimbangkan untuk membeli daging sapi meskipun harganya mahal, dengan cara membeli porsi yang lebih sedikit. Meskipun banyak lapak daging sapi tutup, aktivitas pasar secara umum tetap berjalan normal. Warga berharap pasokan daging sapi bisa segera normal kembali agar harga bisa lebih terkendali. Sebelumnya, pedagang daging di wilayah Jabodetabek melakukan mogok dagang selama tiga hari sebagai respons terhadap kenaikan harga sapi yang dirasa memberatkan masyarakat. Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta, Wahyu Purnama, menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi masalah tingginya harga sapi di pasaran.


