Harga emas mencapai rekor tertinggi pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, melebihi USD 4.700 per ounce. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang mendorong permintaan akan aset safe-haven. Harga perak juga mencapai posisi tertinggi pertamanya di atas USD 95.
Menurut CNBC, harga emas di pasar spot naik 2% menjadi USD 4.757,33 per ounce setelah mencapai rekor tertinggi di USD 4.765,93. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari juga mengalami kenaikan sebesar 3,7% menjadi USD 4.765,80 per ounce.
Market Analyst City Index Fawad Razaqzada menyatakan bahwa investor sedang melakukan lindung nilai terhadap risiko politik yang semakin meningkat, sehingga harga emas melonjak ke level yang belum pernah tercapai sebelumnya. Dolar AS yang melemah juga memberikan dorongan tambahan bagi logam mulia, memperkuat reli emas di tengah ketidakpastian terhadap aset Amerika Serikat.
Harga emas dan pergerakan pasar logam mulia terus menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir, menarik perhatian banyak kalangan investor dan pengamat pasar untuk terus memonitor kondisi ekonomi dan geopolitik global.


