OpenAI saat ini sedang melakukan uji coba penayangan iklan di layanan ChatGPT untuk meningkatkan pendapatan dan membiayai pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Iklan tersebut akan ditampilkan kepada pengguna di Amerika Serikat yang menggunakan layanan gratis ChatGPT Go. Namun, pengguna paket berbiaya lebih tinggi seperti Plus, Pro, Business, dan Enterprise tidak akan melihat iklan tersebut.
Meskipun penayangan iklan dilakukan, OpenAI menegaskan bahwa iklan akan muncul terpisah dari jawaban yang dihasilkan ChatGPT dan tidak akan memengaruhi kualitas jawaban. Selain itu, percakapan pengguna tidak akan dibagikan kepada pengiklan. Langkah ini merupakan perubahan besar bagi OpenAI yang sebelumnya mengandalkan pendapatan dari langganan.
Meski ada potensi mendatangkan pendapatan signifikan, kebijakan penayangan iklan juga dihadapi risiko dalam hal ketidaknyamanan pengguna dan potensi penurunan kepercayaan terhadap produk. OpenAI berkomitmen untuk tidak menampilkan iklan kepada pengguna di bawah usia 18 tahun, serta akan memblokir iklan yang berkaitan dengan topik sensitif seperti kesehatan dan politik.
Paket ChatGPT Go yang sebelumnya diluncurkan di India, sekarang hadir di Amerika Serikat dengan harga US$8 per bulan. OpenAI berharap uji coba penayangan iklan ini dapat membantu dalam upaya pengembangan teknologi kecerdasan buatan hingga tahun 2030. Meskipun begitu, OpenAI harus menghadapi potensi pergeseran pengguna ke chatbot pesaing jika penayangan iklan dirasa mengganggu, sehingga perlu menjaga keseimbangan antara meningkatkan pendapatan dan memberikan pengalaman pengguna yang baik.


