Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memerintahkan para komandan seniornya untuk menyusun rencana invasi potensial ke Greenland, menurut laporan Daily Mail pada Sabtu. Langkah ini, jika berhasil dilaksanakan, berpotensi menciptakan ketegangan di antara negara-negara NATO. Trump telah lama menyatakan minatnya untuk mengontrol wilayah Greenland yang merupakan wilayah otonom di bawah Denmark, dengan alasan keamanan dan kebutuhan untuk menghadapi ancaman dari Rusia dan China. Langkah ini menimbulkan pertentangan dengan anggota NATO Eropa yang mendukung Denmark.
Dikutip dari Daily Mail, Komando Operasi Khusus Gabungan diminta oleh Trump untuk merancang rencana invasi, namun Kepala Staf Gabungan menolak dengan alasan bahwa tindakan tersebut tidak legal dan kurang mendapat dukungan dari Kongres. Beberapa jenderal senior mencoba untuk mengalihkan perhatian Trump dengan membahas opsi-opsi lain yang kurang kontroversial seperti serangan terhadap Iran.
Upaya untuk merebut Greenland diyakini dipimpin oleh beberapa penasihat Trump, salah satunya adalah Stephen Miller, yang merasa termotivasi setelah keberhasilan serangan AS terhadap Venezuela dan ingin segera mengamankan Greenland sebelum Rusia atau China dapat mengambil tindakan. Mungkin keinginan Trump untuk merebut Greenland akan menciptakan ketegangan lebih lanjut di kancah politik internasional.


