Pada Minggu, 11 Januari 2026, Na Daehoon memberikan pernyataan mengenai tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilontarkan oleh mantan istrinya, Jule. Tuduhan ini menciptakan debat di media sosial, khususnya setelah menjadi alasan di balik skandal perselingkuhan yang sebelumnya viral. Namun, Na Daehoon dengan tegas menolak tuduhan tersebut sebagai fitnah.
Dalam pernyataannya, Na Daehoon menegaskan bahwa ia tidak melakukan tindakan yang dituduhkan kepadanya dan meminta publik untuk tidak mudah percaya pada isu yang tidak memiliki dasar. Ia menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi situasi ini dengan sikap yang tenang karena ia yakin akan integritasnya selama ini.
Namun, reaksi netizen terhadap bantahan Na Daehoon beragam. Sebagian mengaitkan penolakannya dengan keputusan pengadilan yang memberikan hak asuh anak kepadanya, mempertanyakan validitas tuduhan KDRT yang dilontarkan. Sementara itu, Jule sendiri sebelumnya mengungkapkan bahwa perselingkuhan yang ia lakukan dengan Safrie memiliki latar belakang serius, yaitu dugaan KDRT yang ia alami selama bersama Daehoon.
Kontroversi ini semakin berkembang dengan adanya klarifikasi dari Jule yang mencoba untuk meminta maaf kepada Na Daehoon secara langsung namun situasi semakin rumit karena respons netizen yang memprovokasi. Semua hal ini menjadi perdebatan yang menggugah banyak reaksi dari masyarakat luas.


