Pergerakan pasar sepeda motor nasional sepanjang tahun 2025 menarik perhatian karena tetap aktif meskipun dalam kondisi ekonomi yang belum stabil sepenuhnya. Data wholesales dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa meskipun terlihat stabil, namun peningkatan penjualan sepeda motor domestik secara wholesales dari pabrik ke diler hanya sedikit dari tahun sebelumnya. Distribusi masih berjalan, namun pertumbuhan pasar belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Melihat kinerja bulanan sepanjang tahun 2025, terdapat fluktuasi yang cukup jelas dalam penyaluran sepeda motor ke jaringan diler. Bulan-bulan tertentu mengalami penurunan tajam, terutama pada bulan yang bersamaan dengan libur panjang dan penyesuaian strategi distribusi pabrikan. Di sisi lain, ekspor sepeda motor CBU mengalami penurunan sepanjang tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh tekanan dari pasar global akibat perlambatan ekonomi, persaingan ketat, dan dinamika kebijakan di negara tujuan ekspor.
Meski demikian, struktur ekspor sepeda motor Indonesia tidak hanya bergantung pada CBU, namun juga pada ekspor dalam bentuk CKD dan komponen serta part oleh part. Hal ini mencerminkan perubahan arah strategi industri sepeda motor nasional yang semakin mengandalkan Indonesia sebagai basis produksi dan pemasok komponen global. Meskipun kondisi global menantang, pasar domestik tetap menjadi penopang utama industri sepeda motor, memberikan stabilitas distribusi yang diperlukan untuk menjaga produksi pabrikan berkelanjutan.


