Saturday, January 17, 2026
HomeTeknoKeajaiban Proyek Matahari Buatan China: Batasan Fusi Nuklir Terpecah

Keajaiban Proyek Matahari Buatan China: Batasan Fusi Nuklir Terpecah

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Science Advances pada 1 Januari membawa kabar baik bagi proyek “Matahari Buatan” China. Para ilmuwan yang bekerja pada proyek Tokamak Superkonduktor Eksperimental Lanjutan (EAST) telah berhasil mencapai “regime tanpa kepadatan” dalam eksperimen plasma fusi. Dalam kondisi tersebut, plasma tetap stabil meskipun kepadatan plasma meningkat jauh melampaui batas tradisional yang ada. Hasil penelitian ini memberikan wawasan baru tentang cara mengatasi hambatan fisik dalam energi fusi, menuju tahap ignisi.

Penelitian ini dipimpin oleh Ping Zhu, profesor dari Huazhong University of Science and Technology, dan Ning Yan, associate profesor dari Hefei Institutes of Physical Science di Chinese Academy of Sciences. Mereka mengembangkan pendekatan operasi berdensitas tinggi baru untuk EAST, menunjukkan bahwa densitas plasma dapat ditingkatkan tanpa memicu ketidakstabilan yang mengganggu. Temuan ini menantang asumsi selama puluhan tahun tentang perilaku plasma tokamak pada densitas tinggi.

Fusi nuklir dianggap sebagai sumber energi bersih dan berkelanjutan yang potensial. Eksperimen ini membawa wawasan baru tentang cara mengatasi batas densitas yang selama ini menjadi hambatan dalam mengoptimalkan kinerja fusi. Pengembangan kerangka teori baru seperti plasma-wall self organization (PWSO) memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana interaksi antara plasma dan dinding logam reaktor memainkan peran penting dalam membentuk perilaku plasma.

Dengan eksperimen terbaru ini, EAST berhasil memasuki regime bebas densitas yang diharapkan, menunjukkan bahwa operasi stabil dapat dipertahankan bahkan pada densitas plasma yang jauh melebihi batas empiris sebelumnya. Temuan ini membawa wawasan baru tentang bagaimana mengatasi hambatan densitas dalam operasi tokamak untuk mencapai pembakaran fusi. Selain itu, temuan ini memberikan pandangan baru tentang peningkatan kinerja fusi dalam generasi berikutnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler