Samsung kembali menjadi sorotan dengan rumor terbaru mengenai chipset Exynos 2800. Perusahaan ini kabarnya sedang mempersiapkan langkah besar dengan mengandalkan desain CPU dan GPU kustom buatan internal. Jika benar, Exynos 2800 akan menjadi simbol keberanian Samsung untuk mandiri dalam pengembangan hardware di masa depan.
Langkah ini mengingatkan pada strategi Apple yang sukses mengembangkan chip sepenuhnya sendiri. Dengan desain internal, Samsung memiliki kendali penuh terhadap performa, efisiensi, dan integrasi software, membuka peluang diferensiasi yang lebih kuat di pasar flagship.
Meskipun ini bukan kali pertama Samsung mencoba CPU kustom, namun pengalaman sebelumnya dengan core Mongoose menuai kritik karena konsumsi daya tinggi dan suhu yang kurang stabil. Namun, kini situasinya dianggap berbeda karena pengalaman yang lebih matang dan teknologi fabrikasi terbaru yang diyakini dapat menyelesaikan masalah efisiensi.
Kabar terbaru menyebutkan Exynos 2800 akan diproduksi dengan proses 2nm GAA, teknologi yang diklaim lebih unggul dalam hal kontrol arus dan efisiensi daya. Dengan modal tersebut, Samsung percaya diri untuk kembali mengadopsi desain kustom.
Tak hanya pada CPU, perubahan besar juga terjadi di sektor grafis. Samsung dikabarkan akan mengakhiri kerja sama GPU dengan AMD dan menghadirkan GPU kustom buatan internal pada Exynos 2800. Hal ini memberi ruang optimalisasi lebih luas, dari AI, gaming, hingga integrasi ekosistem Galaxy. Diprediksi Exynos 2800 akan debut bersamaan dengan seri Galaxy S28 pada tahun 2028.


