Khaleda Zia, mantan Perdana Menteri Bangladesh, telah meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah melawan sakit yang dideritanya dalam waktu yang cukup lama. Pada Senin (29/12/2025), kondisinya menunjukkan penurunan yang signifikan dan dipasangi alat bantu pernapasan, namun tetap berada dalam kondisi kesehatan yang memburuk secara keseluruhan.
Pada tahun 1991, Zia berhasil mencatat sejarah sebagai Perdana Menteri perempuan pertama di Bangladesh setelah memimpin partainya meraih kemenangan dalam pemilihan demokratis pertama yang diadakan dalam 20 tahun terakhir. Meski dalam kondisi kesehatan yang memprihatinkan, partainya telah menyatakan bahwa Zia berencana untuk ikut serta dalam pemilihan umum yang dijadwalkan pada bulan Februari, yang menjadi pemilu pertama sejak revolusi yang menyebabkan kejatuhan saingannya, Sheikh Hasina.
Konflik politik di Bangladesh telah lama ditandai oleh pertentangan antara Khaleda Zia dan Sheikh Hasina, kedua tokoh wanita yang saling bersaing dan bergantian mengemban peran pemerintahan dan oposisi selama beberapa dekade terakhir. Kepemimpinan Zia sebagai Perdana Menteri pertama wanita di Bangladesh merupakan titik penting dalam sejarah negara tersebut, yang kemudian diwarnai dengan dinamika politik yang kompleks.


