Wednesday, February 11, 2026
HomeTeknoPenjelasan BMKG: Penyebab Hujan Lebat di Indonesia Akhir Tahun 2025

Penjelasan BMKG: Penyebab Hujan Lebat di Indonesia Akhir Tahun 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena hujan yang makin sering terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada akhir tahun ini disebabkan oleh kondisi spesial yang sedang dialami negara ini. Saat ini, Indonesia mengalami dua fenomena secara bersamaan, yakni La Nina lemah dan Indian Ocean Dipole (IOD) negatif.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan, di Samudra Pasifik terjadi La Nina lemah dengan indeks -0,77 dan IOD negatif dengan indeks -0,83 di Samudra Hindia. Kedua fenomena ini mempengaruhi kondisi iklim di Indonesia, dengan laut yang hangat dan mendinginnya wilayah Pasifik Tengah.

Ardhasena menjelaskan bahwa Indonesia sangat dipengaruhi oleh laut-laut di sekitarnya, sehingga untuk memahami indikasi iklim di Tanah Air, perlu melihat kawasan yang lebih luas, seperti Samudra Pasifik dan Hindia. Anomali suhu di laut lebih dari 2 derajat Celsius, menghasilkan banyak panas dan akhirnya menyebabkan tingginya curah hujan.

Dengan konfigurasi geografi yang banyak pegunungan, kondisi iklim di Indonesia seperti “steam engine” yang ikut mengatur iklim di dunia. Hal ini diungkapkan Ardhasena dalam konferensi pers Climate Outlook 2026 secara daring. Selain itu, BMKG juga terus memantau perubahan cuaca untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait kondisi iklim di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler