Monday, February 9, 2026
HomeTeknoPeringatan Gelombang Tinggi Libur Natal di Perairan

Peringatan Gelombang Tinggi Libur Natal di Perairan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengonfirmasi bahwa Bibit Siklon Tropis 93S masih aktif dan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi siklon tropis. Peningkatan aktivitas siklon ini berpotensi menyebabkan gelombang tinggi mencapai 2,5 meter di sepanjang Selat Sunda hingga perairan Barat Sumatra. Berdasarkan analisis BMKG pada Senin (22/12) pukul 07.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 93S terdeteksi berada di Samudra Hindia bagian barat daya Jawa Barat dan diperkirakan akan terus bergerak ke arah barat.

Menurut BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S mempunyai potensi besar untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan. Diperkirakan siklon ini akan menyebabkan gelombang tinggi antara 1,25-2,5 meter di berbagai wilayah perairan seperti perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa, Samudra Hindia barat Mentawai hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Pulau Jawa.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, juga memperingatkan tentang peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang akibat siklon ini. BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di sekitar Indonesia berpotensi mengalami gelombang tinggi mulai dari 1,25 hingga 2,5 meter dalam rentang waktu 22-25 Desember. Selain itu, dinamika atmosfer selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 juga menjadi perhatian BMKG karena potensi hujan intensitas tinggi yang dapat mempengaruhi keselamatan transportasi dan aktivitas masyarakat.

Dalam upaya pencegahan, BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan iklim serta potensi siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta. Langkah-langkah antisipatif seperti penguatan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah diimplementasikan untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem. Periode Nataru 2025/2026 diharapkan dapat dihadapi dengan bijak dan kesiapan yang matang mengingat kompleksitas dinamika atmosfer selama musim hujan peak.

Dengan mempertahankan kewaspadaan dan siap siaga, diharapkan masyarakat dapat mengurangi potensi risiko akibat gelombang tinggi dan cuaca ekstrem pada periode libur Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan informasi dari BMKG, upaya mitigasi bencana hidrometeorologi terus ditingkatkan untuk menghadapi kondisi ekstrem yang mungkin terjadi selama musim libur.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler