PT Pertamina (Persero) telah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di posko pengungsi di Aceh Tamiang. PLTS ini terdiri dari tujuh paket yang masing-masing unitnya memiliki kapasitas 590 Wp (Watt peak), inverter 1.000 Wp, baterai 2.000 Wh, dan tujuh paket Solar LED 40 watt yang berasal dari Jakarta. Tim teknisi dari Perwira Pertamina Peduli telah merakit instalasi PLTS untuk menerangi tenda pengungsian. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina untuk membantu pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang. PLTS telah mulai menyala di posko pengungsian Karang Baru sejak Sabtu dengan durasi pencahayaan selama 8 jam per hari. Program bantuan ini sangat berarti bagi pengungsi dan relawan, memberikan penerangan untuk aktivitas sehari-hari dan sebagai sarana pengisian daya baterai telepon seluler. Relawan Pertamina Peduli M. Abassi Ali Bilhadj mengungkapkan kebahagiannya atas hadirnya PLTS yang memberikan cahaya harapan di tengah kesulitan, membantu pengungsi melaksanakan aktivitas ibadah dan membaca di malam hari dengan tenang.


