Dana kekayaan negara atau sovereign wealth fund (SWF) semakin meningkatkan kepemilikan bitcoin selama koreksi harga kripto. CEO BlackRock, Larry Fink, menyampaikan bahwa dana kekayaan negara memanfaatkan penurunan harga bitcoin menjadi USD 120.000, USD 100.000, dan bahkan di bawah USD 90.000 sebagai kesempatan investasi jangka panjang. Pernyataan ini disampaikan Fink saat berbicara di New York Times DealBook Summit.
Abu Dhabi, Luksemburg, dan Bhutan terlihat memimpin dalam adopsi aset kripto ini. Abu Dhabi Investment Council meningkatkan kepemilikannya dalam iShares Bitcoin Trust milik BlackRock hingga mencapai nilai USD 518 juta. Sementara itu, Mubadala Investment Company memegang saham senilai USD 567 juta pada akhir September 2025. Kedua dana investasi ini bersatu mengendalikan lebih dari USD 1,1 miliar dalam instrumen investasi bitcoin.
Di sisi lain, Intergenerational Sovereign Wealth Fund Luksemburg telah mengalokasikan 1% dari portofolio mereka, sekitar USD 9 juta, langsung ke Bitcoin pada Oktober 2024. Keputusan ini menjadikan dana sovereign fund di zona euro pertama yang melakukan langkah tersebut. Tujuan dari alokasi ini adalah untuk mengurangi risiko penyimpanan dan memperluas diversifikasi portofolio.


