Saturday, January 17, 2026
HomeOtomotifRevolutionary Change: No More Steering Connected to Wheels in Chinese Cars from...

Revolutionary Change: No More Steering Connected to Wheels in Chinese Cars from 2026

Pada tanggal 5 Desember 2025, China mengumumkan bahwa mulai 1 Juli 2026, mobil di negara tersebut akan diizinkan tanpa sambungan mekanis antara setir dan roda. Standar baru ini memperbolehkan teknologi steer-by-wire yang sepenuhnya elektronik untuk menggantikan peran batang kemudi konvensional. Meskipun teknologi ini menawarkan kemudi yang lebih presisi dan fleksibilitas desain kabin, tanpa koneksi fisik berarti kendaraan sepenuhnya tergantung pada listrik, sensor, dan perangkat lunak. Partisipasi banyak produsen besar seperti Nio, BYD, Geely, Xiaomi, dan Huawei menunjukkan ambisi industri otomotif China dalam mengadopsi teknologi canggih. Namun, pertanyaan muncul apakah semua pabrikan siap menjaga keamanan dengan standar yang sama.

Beberapa model mobil seperti Infiniti Q50, IM L6, Nio ET9, dan Tesla Cybertruck sudah menggunakan steer-by-wire dengan perbedaan pada backup mekanis. Meskipun pemerintah China menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama, standar baru pun menjelaskan persyaratan keselamatan yang harus dipenuhi oleh sistem steer-by-wire. Meski standar baru ini menambahkan prosedur pengujian kegagalan kemudi, pengukuran fault, dan verifikasi acak dari otoritas, tetap saja publik bertanya apakah uji dan regulasi dapat mengimbangi kecepatan inovasi. Dengan penghapusan kewajiban sambungan mekanis, China mendorong lahirnya mobil dengan kemudi sepenuhnya digital, yang merupakan lompatan besar dalam revolusi otomotif. Namun, konsumen akan dihadapkan pada pilihan antara mengikuti tren futuristis atau tetap memilih teknologi yang masih bisa dirasakan secara fisik.

Sebagai negara yang siapkan menempati posisi penting dalam industri EV, PT BYD Motor Indonesia mengungkapkan kesiapannya untuk memperluas investasi di Indonesia melalui produksi kendaraan listrik (EV) secara lokal. Rencana tersebut akan membawa pengaruh besar dalam perkembangan industri otomotif Indonesia ke depan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler