Saturday, January 17, 2026
HomeCryptoKontroversi Produk Bitcoin JPMorgan: Imbal Hasil 16%

Kontroversi Produk Bitcoin JPMorgan: Imbal Hasil 16%

JPMorgan Chase baru-baru ini mengumumkan peluncuran produk terstruktur yang terhubung dengan Bitcoin melalui BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT), menandai peningkatan minat institusi besar terhadap aset digital. Meskipun demikian, langkah ini langsung menuai kritik dari komunitas kripto yang meragukan niat baik bank tersebut terhadap pelaku industri aset digital.

Produk baru ini menawarkan potensi imbal hasil hingga 16 persen dengan ketentuan yang berlaku hingga 2026, menunjukkan perubahan strategi JPMorgan dalam mendekati aset digital tanpa harus terlibat langsung dengan altcoin seperti Ethereum. Namun, kontroversi semakin memanas setelah CEO Strike, Jack Mallers, mengungkapkan bahwa rekening pribadinya pernah ditutup oleh JPMorgan, dengan alasan aktivitas mencurigakan dan Undang-Undang Kerahasiaan Bank. Hal ini menimbulkan ketidakadilan menurut Mallers.

Sebagai pembaca, keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mempelajari dan menganalisis dengan cermat sebelum membeli dan menjual aset kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler