PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) telah berhasil mengangkut sebanyak 19 juta ton barang dari Januari hingga Oktober 2025. Dalam periode tersebut, batu bara tetap menjadi komoditas yang paling dominan dengan volume sebesar 14,2 juta ton. Menurut Wakil Presiden Sekretaris Perusahaan KAI Logistik, Dwi Wulandari, angkutan batu bara dengan menggunakan kereta api tetap menjadi pilihan utama di berbagai wilayah.
Selain batu bara, KAI Logistik juga melayani angkutan pra dan purna BBM/BBK dengan volume 2,5 juta ton, angkutan kontainer sebanyak 2 juta ton, angkutan semen sebanyak 357.000 ton, angkutan limbah B3 sebanyak 13.266 ton, dan layanan angkutan kurir sebanyak 54.175 ton. Layanan bongkar muat BBM/BBK mencapai volume tertinggi sepanjang tahun dengan total pengelolaan 275.882 ton, mengalami peningkatan sekitar 10% dari rata-rata bulanan. Angkutan kontainer juga mengalami pertumbuhan sebesar 14% menjadi 228.105 ton, sementara layanan kurir meningkat 13% hingga mencapai 6.058 ton.
KAI Logistik juga sedang mengembangkan stasiun muat di CY Merapi 2 dengan kapasitas mencapai 4,54 juta ton per tahun untuk mendukung layanan logistik batu bara. Capaian ini menunjukkan komitmen KAI Logistik dalam melayani berbagai kebutuhan angkutan barang secara efisien dan handal.








