Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melaporkan bahwa realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UMKM telah mencapai Rp 238 triliun hingga pertengahan November 2025. Data terbaru ini menunjukkan peningkatan sekitar Rp 10 triliun dari realisasi awal bulan sebelumnya. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 286 triliun, realisasi hingga saat ini mencapai 83 persen, dengan terbentuknya sekitar 2,25 juta debitur baru dari target sebanyak 2,34 juta debitur baru.
Selain itu, debitur graduasi atau yang naik tingkat juga telah melampaui target yang ditetapkan, dengan jumlah mencapai 112 persen dari target semula. Kementerian UMKM juga menetapkan target sekitar 60 persen dari total penyaluran KUR untuk sektor produksi, dan Maman menyebut capaiannya sebagai pencapaian sejarah baru. Ini merupakan kali pertama sepanjang sejarah program KUR berdiri, di mana realisasi penyaluran mencapai angka 60,7 persen di tahun 2025. Maman optimis bahwa angka ini akan terus meningkat hingga akhir tahun.








