Produksi beras nasional mengalami peningkatan signifikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencapai 34,7 juta ton tahun ini, meningkat 13,47 persen dibanding tahun sebelumnya. Capaian ini membuat Indonesia tidak perlu melakukan impor beras sepanjang tahun, berbeda dengan situasi sebelumnya. Peningkatan produksi ini juga berdampak positif pada pendapatan petani, serta dianggap sebagai bukti keberhasilan kebijakan pangan pemerintah oleh Zulhas.
Zulhas menyampaikan bahwa presiden ingin menunjukkan hasil nyata kepada rakyat, terutama dengan peningkatan produksi beras sebesar 13,54 persen dan peningkatan produktivitas. Pemerintah juga menegaskan tindakan tegas terhadap kasus beras ilegal di Sabang, serta memperketat pengawasan terhadap jalur masuk komoditas strategis untuk mencegah kejadian serupa.








