Masalah Apple dengan Masimo memanas baru-baru ini terkait dengan sengketa paten teknologi pembacaan oksigen darah. Sengketa ini berawal sejak 2019 ketika Masimo menuduh Apple mencuri teknologi pulse oximetry setelah merekrut beberapa mantan karyawan mereka. Meskipun sebagian besar tuduhan paten sejak itu telah gugur, satu paten terkait pembacaan kadar oksigen darah terus diproses dan akhirnya membuat Apple diharuskan membayar USD 634 juta karena pelanggaran paten tersebut.
Juri federal di California telah memutuskan bahwa Apple melanggar paten tersebut, dan Masimo juga berhasil meyakinkan juri bahwa fitur workout mode dan heart rate notification di Apple Watch juga melanggar paten yang sama. Apple menyatakan keberatan dan akan mengajukan banding, tetapi putusan juri tetap berlaku.
Sengketa paten ini juga berdampak pada pemblokiran impor Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 oleh Komisi Perdagangan Internasional AS pada 2023. Apple akhirnya menghapus fitur pembacaan oksigen darah untuk mematuhi aturan dan kemudian memperkenalkan versi teknologi yang disesuaikan agar dapat diimpor.
Namun, masalah baru muncul ketika ITC membuka pemeriksaan ulang untuk menilai apakah Apple Watch dengan teknologi yang diperbarui masih perlu diblokir. Masimo juga tengah menggugat Bea Cukai atas keputusan yang memberi izin impor untuk model terbaru Apple. Sementara itu, Apple masih menantang larangan impor dalam pengadilan federal.
Keseluruhan sengketa paten ini, yang berkembang dari masalah satu paten menjadi perselisihan yang lebih luas, telah memengaruhi beberapa fitur, memicu larangan impor, dan membawa kasus hukum baru. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah memiliki sebanyak mungkin paten lebih menguntungkan daripada mengembangkan produknya.


