Friday, December 5, 2025
HomeTeknoIlmuwan AI Top Tinggalkan Meta, Siapkan Startup Baru

Ilmuwan AI Top Tinggalkan Meta, Siapkan Startup Baru

Yann LeCun, seorang ilmuwan terkemuka di bidang kecerdasan buatan (AI), memutuskan untuk meninggalkan Meta setelah bekerja selama 12 tahun di perusahaan tersebut. Keputusan LeCun untuk keluar dari Meta ini diduga karena ia berencana untuk memulai sebuah startup AI yang berfokus pada pengembangan kecerdasan mesin yang lebih lanjut. Selama waktu di Meta, LeCun adalah salah satu pendiri Facebook AI Research (FAIR), sebuah laboratorium internal yang telah membantu Meta menjadi pemimpin dalam teknologi AI.

Dalam pengumuman mengenai kepergiannya dari Meta, LeCun yang merupakan salah satu tokoh utama dalam perkembangan kecerdasan buatan modern, menyatakan bahwa ia akan meninggalkan perusahaan untuk memulai proyek AI barunya. Selama berada di Meta, LeCun telah berperan penting dalam menggerakkan inovasi di bidang pembelajaran mendalam, penglihatan komputer, dan pemodelan bahasa yang mendukung produk seperti Instagram dan Meta AI.

LeCun, yang saat ini berusia 65 tahun, juga mengumumkan bahwa proyek baru yang akan ia garap akan fokus pada penelitian kecerdasan mesin tingkat lanjut (AMI), yang telah ia kembangkan bersama rekan-rekannya di FAIR dan Universitas New York. Meskipun meninggalkan Meta, LeCun berencana untuk tetap bekerja sama dengan perusahaan tersebut dalam proyek AMI, menunjukkan dukungan Meta terhadap tujuan jangka panjang di bidang kecerdasan buatan.

Menanggapi kepergian LeCun, CEO Meta Mark Zuckerberg dan CTO Andrew Bosworth mengakui peran penting yang dimainkan oleh LeCun dalam membangun fondasi Meta saat ini. Mereka juga memuji kontribusi LeCun dalam pengembangan model lamanya Llama open-source, yang telah menjadi salah satu tonggak penting dalam komunitas riset AI global. LeCun dianggap sebagai salah satu dari tiga “bapak pendiri” deep learning, bersama dengan Geoffrey Hinton dan Yoshua Bengio, yang telah memenangkan Penghargaan Turing 2018, penghargaan setara dengan Nobel dalam bidang komputasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler