Pemimpin Redaksi Bloomberg, John Micklethwait, memuji Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu negarawan besar Asia. Ia menyerahkan kemampuan Jokowi dalam berinteraksi dengan publik dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, dan Jacques Chirac. Dalam pidatonya pada acara Bloomberg New Economy 2025, Micklethwait menempatkan Jokowi sejajar dengan politisi terbaik lainnya, seperti Bill Clinton dan Jacques Chirac.
Micklethwait menekankan gaya politik inklusif yang dikenal Jokowi, dan berharap pendekatan itu terus ada dalam politik Indonesia di masa depan. Sebagai jurnalis yang sering berinteraksi dengan pemimpin dunia, Micklethwait melihat Jokowi sebagai sosok yang rendah hati dan memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dalam berbagai situasi.
Kemampuan Jokowi berinteraksi dengan masyarakat di berbagai ruang publik dianggap sebagai kekuatan dalam perjalanan politiknya, mulai dari pasar hingga pabrik. Micklethwait menyatakan bahwa kemampuan Jokowi untuk terhubung dengan semua orang di berbagai tempat adalah hal luar biasa, baik sebagai Presiden Indonesia maupun politisi jalanan.
Selama menjabat selama 10 tahun, Jokowi dianggap menonjol karena mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan nasional, sambil tetap menarik investasi asing dan menjaga keseimbangan hubungan geopolitik. Menurut Micklethwait, prestasi Jokowi dalam bidang tersebut menjelaskan asal usul keberhasilan politiknya.








